PENGERTIAN RIPRIP adalah protokol routing dinamik yang berbasis distance vector. RIP menggunakan protokol UDP pada port 520 untuk mengirimkan informasi routing antar router. RIP menghitung routing terbaik berdasarkan perhitungan HOP. RIP membutuhkan waktu untuk melakukan converge. RIP membutuhkan power CPU yang rendah dan memory yang kecil daripada protokol yang lainnya.
pengertian DHCP
DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan. Sebuah jaringan lokal yang tidak menggunakan DHCP harus memberikan alamat IP kepada semua komputer secara manual. Jika DHCP dipasang di jaringan lokal, maka semua komputer yang tersambung di jaringan akan mendapatkan alamat IP secara otomatis dari server DHCP. Selain alamat IP, banyak parameter jaringan yang dapat diberikan oleh DHCP, seperti default gateway dan DNS server.
Oke begitu aja pengertiannya. Untuk selanjutnya kita kembali dengan apa yang ingin saya share ke pembaca blog ini. Langkah awal kita memberi nama tiap router, hub dan komputer klien seperti pada gambar. Untuk langkah tersebut silahkan baca pada lesson satu yak. Setelah menamai semuanya langkah selanjutnya kita langsung mensetting router nakula dan sadewa sebagai berikut.Pada Nakula :
Nakula>enable
Nakula#conf t
Nakula(config)#interface fastEthernet 0/0
Nakula(config-if)#ip address 192.168.100.1 255.255.255.248
Nakula(config-if)#no shut
Nakula(config-if)#ip address 192.168.1.62 255.255.255.192
Nakula(config-if)#no shut
Pada Sadewa :
Sadewa>enable
Sadewa#configure terminal
Sadewa(config)#interface fastEthernet 0/0
Sadewa(config-if)#ip address 192.168.100.2 255.255.255.248
Sadewa(config-if)#no shutSadewa(config)#interface fastEthernet 0/1
Sadewa(config-if)#ip address 192.168.2.62 255.255.255.192
Sadewa(config-if)#no shut
Pada 2 tahap di atas kita memberikan ip address pada kedua router pada ethernet 0 dan 1. Selanjutnya kita akan mensetting dhcp dengan maksud agar komputer klien bisa koneksi tanpa kita mensetting ip addressnya kasarnya otomatis gitu loh.
Pada Nakula :
Nakula(config)#ip dhcp pool nakula
Nakula(dhcp-config)#network 192.168.1.0 255.255.255.192
Nakula(dhcp-config)#default-router 192.168.1.62
Nakula(dhcp-config)#exit
Pada Sadewa :
Sadewa(config)#ip dhcp pool sadewa
Sadewa(dhcp-config)#network 192.168.2.0 255.255.255.192
Sadewa(dhcp-config)#default-router 192.168.2.62
Sadewa(dhcp-config)#exit
Keterangan di atas kita membuat dhcp pool untuk membuat range ip address yang akan kita gunakan untuk dhcp ip address. Selanjutnya kita setting ip address komputer klien menjadi dhcp dan setelah itu kita cek dengan cara sebagai berikut.
PCDireksi>ipconfig
IP Address………………….: 192.168.1.1
Subnet Mask…………………: 255.255.255.192
Default Gateway……………..: 192.168.1.62PCSPVS>ipconfig
IP Address………………….: 192.168.2.3
Subnet Mask…………………: 255.255.255.192
Default Gateway……………..: 192.168.2.62
Keterangan di atas kita cek dari dua klien pada dua router, selain itu kita bisa mengecek juga dengan cara berikut.
PCDireksi>ping 192.168.1.62
Pinging 192.168.1.62 with 32 bytes of data:
Reply from 192.168.1.62: bytes=32 time=130ms TTL=255
Reply from 192.168.1.62: bytes=32 time=40ms TTL=255
Reply from 192.168.1.62: bytes=32 time=40ms TTL=255
Reply from 192.168.1.62: bytes=32 time=40ms TTL=255Ping statistics for 192.168.1.62:
Packets: Sent = 4, Received = 4, Lost = 0 (0% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
Minimum = 40ms, Maximum = 130ms, Average = 62ms
PCSPVS>ping 192.168.2.62
Pinging 192.168.2.62 with 32 bytes of data:
Reply from 192.168.2.62: bytes=32 time=71ms TTL=255
Reply from 192.168.2.62: bytes=32 time=31ms TTL=255
Reply from 192.168.2.62: bytes=32 time=31ms TTL=255
Reply from 192.168.2.62: bytes=32 time=31ms TTL=255Ping statistics for 192.168.2.62:
Packets: Sent = 4, Received = 4, Lost = 0 (0% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
Minimum = 31ms, Maximum = 71ms, Average = 41ms
Maksud perintah di atas adalah kita memanggil ip default gateway yang di letakan pada router eth 1. Dengan demikian kita sudah membuat DHCP dengan Cisco. Selanjutnya kita tinggal membuat RIP agar kedua router bisa saling memanggil.
Pada Nakula :
Nakula(config)#router rip
Nakula(config-router)#network 192.168.100.0
Nakula(config-router)#network 192.168.1.0
Pada Sadewa :
Sadewa(config)#router rip
Sadewa(config-router)#network 192.168.100.0
Sadewa(config-router)#network 192.168.2.0
Pada keterangan di atas kita membuat settingan pada kedua router dengan RIP yaitu dengan memasukkan kedua network mask yang ada pada kedua eth. Setelah itu semua maka kita sudah selesai dengan RIP selanjutnya bisa kita coba.
Cek dari sisi klien Sadewa memanggil klien Nakula :
PCSPVS>ping 192.168.1.62
Pinging 192.168.1.62 with 32 bytes of data:
Reply from 192.168.1.62: bytes=32 time=111ms TTL=254
Reply from 192.168.1.62: bytes=32 time=52ms TTL=254
Reply from 192.168.1.62: bytes=32 time=61ms TTL=254
Reply from 192.168.1.62: bytes=32 time=61ms TTL=254Ping statistics for 192.168.1.62:
Packets: Sent = 4, Received = 4, Lost = 0 (0% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
Minimum = 52ms, Maximum = 111ms, Average = 71ms
PCSPVS>ping 192.168.1.1
Pinging 192.168.1.1 with 32 bytes of data:
Reply from 192.168.1.1: bytes=32 time=111ms TTL=126
Reply from 192.168.1.1: bytes=32 time=112ms TTL=126
Reply from 192.168.1.1: bytes=32 time=91ms TTL=126
Reply from 192.168.1.1: bytes=32 time=100ms TTL=126Ping statistics for 192.168.1.1:
Packets: Sent = 4, Received = 4, Lost = 0 (0% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
Minimum = 91ms, Maximum = 112ms, Average = 103ms
Selanjutnya kita cek dari sisi klien nakula untuk memanggil klien sadewa :
PCDireksi>ping 192.168.2.62
Pinging 192.168.2.62 with 32 bytes of data:
Reply from 192.168.2.62: bytes=32 time=100ms TTL=254
Reply from 192.168.2.62: bytes=32 time=71ms TTL=254
Reply from 192.168.2.62: bytes=32 time=60ms TTL=254
Reply from 192.168.2.62: bytes=32 time=70ms TTL=254Ping statistics for 192.168.2.62:
Packets: Sent = 4, Received = 4, Lost = 0 (0% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
Minimum = 60ms, Maximum = 100ms, Average = 75ms
PCDireksi>ping 192.168.2.3
Pinging 192.168.2.3 with 32 bytes of data:
Reply from 192.168.2.3: bytes=32 time=120ms TTL=126
Reply from 192.168.2.3: bytes=32 time=90ms TTL=126
Reply from 192.168.2.3: bytes=32 time=92ms TTL=126
Reply from 192.168.2.3: bytes=32 time=90ms TTL=126Ping statistics for 192.168.2.3:
Packets: Sent = 4, Received = 4, Lost = 0 (0% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
Minimum = 90ms, Maximum = 120ms, Average = 98ms
Jika kalian mendapatkan hasil yg sama maka kita sudah sama2 mempelajari DHCP dan RIP pada cisco 2811. Mudah-mudahan ilmu yang saya share ini bisa bermanfaat bagi kita semua amin. Sekian dari saya jika ada kata yang salah mohon dimaafkan karena yang benar datangnya dari Allah SWT dan yang salah dari diri pribadi penulis.
Wassalamualaikum Wr Wb
